Text
Akhirnya sang jenderal mengalah : jendral soedirman dalam pusaran konflik politik
Sejak kecil, Jendral Soedirman sudah menunjukkan jiwa kepemimpinannya. Pemuda yang dikenal dengan sebutan anak Masjid itu, pada awalnya bergabung dengan Tentara Sukarela Pembela Tanah Air ( PETA) dan akhirnya menjadi Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia pertama di Republik Indonesia.
Sepak terjang Jendral Soedirman dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidak diragukan lagi. Ia berjuang mati-matian memimpin pasukan-pasukan perang Indonesia walau dalam keadaan sakit yang parah. Ya, walaupun dalam kondisi sakit dan jika berangkat berperang harus ditandu, tetapi semangat Soedirman tidak pernah lumpuh.
Perjuangan Jendral Soedirman pun sering berhadapan dengan konflik internal. Bahkan, beberapa kali Jendral Soedirman tercatat berkonflik dengan tokoh-tokoh politik, diantarnya pernah bersitegang dengan Soekarno dan bersebrangan dengan Sjahrir.
Konflik antara tokoh politik sipil dan tokoh militer memang sering muncul di Indonesia. Mereka berseberangan dalam hal pengambilan kebijakan, baik kebijakan dalam negeri maupun luar negeri. Namun, semua itu dapat mereka selesaikan dengan positif.
Dalam buku ini, konflik yang dialamai Jendral Soedirman, sebagai tokoh militer, dengan tokoh-tokoh politik ini menjadi cerminan bagi kita bahwa masalah apapun dapat diselesaikan tanpa harus saling benci dan saling hujat. Para tokoh pendiri bangsa kita mengajarkan untuk menempuh jalur musyawarah dan menjaga silaturahmi agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap utuh.
| 002003 | 923.5 FER a | My Library (900) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain